Bagaimanakah Cara Belut Listrik Menghasilkan Aliran Listrik

Kekuasaan Tuhan memang besar adanya, menciptakan sebuah belut yang mempunyai aliran listrik. Berbagai macam mahkluk diciptakan mempunyai kelebihannya masing-masing dari sifat yang wajar dan tak wajar.

http://2.bp.blogspot.com/_jXvSDllTodo/TH0IZW-pFRI/AAAAAAAAAOk/Avw0zYMzZq4/s1600/1.jpg

Beberapa ratus spesies ikan memiliki organ penghasil listrik, namun hanya sedikit yang dapat menghasilkan daya listrik yang kuat. Organ penghasil listrik yang dimiliki oleh kebanyakan ikan tersusun dari sel saraf dan sel otot yang telah mengalami perubahan penting.

Bentuk organ listrik seperti piringan kecil yang memproduksi lendir disebut elektrosit, tersusun dan menyatu di bagian atas dari susunan lain yang sejajar. Pada umumnya, semua piringan menghadap arah yang sama yang memuat 150 atau 200 piringan setiap susunannya.

Misalnya, pada ikan torpedo terdapat 140 sampai 1000 piringan listrik pada setiap kolom. Pada ikan torpedo yang sangat besar, jumlah seluruh piringan sampai setengah juta.

Prinsip kerja piringan listrik ini mirip dengan cara kerja baterai. Ketika ikan beristirahat, otot-otot yang tidak berhubungan belum aktif. Namun jika menerima pesan dari saraf, akan segera bekerja secara serentak untuk mengeluarkan daya listrik.

Pada saat itu, voltase semua piringan listrik atau elektrosit menyatu, sehingga mampu menghasilkan daya listrik sampai 220 volt pada ikan torpedo atau sampai 650 volt pada belut listrik.

Pada umumnya semua spesies ikan tawar hanya menghasilkan listrik ringan, kecuali sembilang listrik dan belut listrik. Ikan listrik yang hidup di laut memiliki tenaga listrik yang lebih kuat dan berbahaya, karena air laut mengandung garam yang membuat dirinya lebih tahan terhadap arus listrik. Posisi dan bentuk organ listrik ini bervariasi tergantung pada spesiesnya.

Selain ikan yang dipersenjatai dengan muatan listrik potensial, ada jenis ikan lain pula yang menghasilkan sinyal bertegangan rendah 2 hingga 3 volt. Jika ikan-ikan ini tidak menggunakan sinyal listrik lemah semacam ini untuk berburu atau mempertahankan diri, lalu digunakan untuk apa?

Ikan ini memanfaatkan sinyal lemah ini sebagai alat indera. Tuhan menciptakan sistem indera dalam tubuh ikan ini, yang menghantarkan dan menerima sinyal-sinyal tersebut.

Ikan ini menghasilkan pancaran listrik dalam suatu alat khusus di ekornya. Listrik ini dipancarkan melalui ribuan pori-pori di punggung makhluk ini dalam bentuk sinyal yang untuk sementara menciptakan medan listrik di sekitarnya.

Benda apapun dalam medan ini membiaskannya, sehingga ikan ini mengetahui ukuran, daya alir dan gerak dari benda tersebut. Pada tubuh ikan ini, ada pengindera listrik yang terus menentukan medan ini seperti halnya radar.

Pendeknya, ikan ini memiliki radar yang memancarkan sinyal listrik dan menerjemahkan perubahan pada medan yang disebabkan oleh benda yang menghambat sinyal-sinyal di sekitar tubuhnya. Ketika kerumitan radar yang digunakan oleh manusia masih kita kembangkan, penciptaan mengagumkan dalam tubuh ikan seperti ini akan menjadi jelas.

http://4.bp.blogspot.com/_jXvSDllTodo/TH0JDLxkzMI/AAAAAAAAAO0/6FbBx5Gnaro/s1600/1.jpg

Bentuk tubuh belut listrik unik, hampir 7/8 bagian tubuhnya berupa ekor. Di bagian ekor inilah terdapat baterai-baterai kecil berupa lempengan-lempengan kecil yang horizontal dan vertikal. Jumlahnya sangat banyak, lebih dari 5.000 buah.

Tegangan listrik tiap baterai kecil ini tidak besar, tetapi kalau semua baterai dihubungkan secara berderet (seri), akan diperoleh tegangan listrik sekitar 600 volt (bandingkan dengan batu baterai yang hanya 1,5 volt).

Ujung ekor bertindak sebagai kutub positif baterai dan ujung kepala bertindak sebagai kutub negatif. Belut listrik dapat mengatur hubungan antara baterai kecil dalam tubuhnya itu untuk mendapat tegangan listrik kecil dan tegangan listrik besar.

http://3.bp.blogspot.com/_jXvSDllTodo/TH0JUnrlM6I/AAAAAAAAAO8/_CnEpRcqEVo/s1600/1.gif

Untuk navigasi, belut listrik hanya membutuhkan tegangan listrik yang kecil. Tetapi ketika berhadapan dengan musuh atau mangsanya, belut listrik akan memberikan tegangan semaksimal mungkin melalui kepala dan ekornya yang ditempelkan pada tubuh musuh atau mangsanya itu.

Arus listrik sekitar 1 ampere yang ditimbulkan oleh tegangan listrik yang tinggi ini akan mengalir dan membunuh mereka. Namun hewan lain tidak terganggu karena mereka tidak bersentuhan langsung dengan ekor dan kepala belut.

Obat Tradisional untuk Rambut Rontok

Apakah anda sering mengalami kerontokkan rambut?.Banyak faktor yang menyebabkan rambut anda menjadi rontok ketika menyisir rambut atau ketika anda selesai keramas.Diantara faktor yang menyebabkan rambut rontok adalah karena akar rambut anda yang tidak kuat atau rapuh.Mungkin anda sudah mencoba berbagai macam cara untuk mengatasi rambut rontok,dari mulai mengganti sampo,memberi vitamin pada rambut atau pergi ke salon hanya untuk perawatan agar rambut anda tidak rontok kembali.Namun,hasilnya tetap saja nihil.

Obat tradisional, ya saatnya anda beralih ke obat tradisional untuk mengatasi rambut rontok anda.Obat tradisional atau obal alami merupakan pilihan yang tepat,selain dijamin 100% aman bagi kita dan yang pasti tidak berefek samping seperti obat dari bahan yang tidak alami.
Jangan pernah anda sepelekan rambut yang rontok,karena rambut yang rontok secara terus menerus dapat mengakibatkan kebotakan atau penipisan rambut.Anda bisa mencoba membuat obat tradisional dari bahan alami yang bahan-bahannya bisa anda peroleh disekitar lingkungan rumah anda.Disini ada beberapa macam obat tradisional untuk mengatasi rambut rontok anda dari mulai kemiri sampai lidah buaya yang sudah dikenal banyak manfaatnya untuk rambut anda.
Ramuan obat Tradisional:

1. Buah Kemiri
Selain untuk menghitamkan rambut kemiri juga bisa untuk mengatasirambut rontok.
Caranya:Tumbuk halus 5 biji kemiri ,tambahkan air secukupnya kemudian dimasak sambil diaduk-aduk sampai mengeluarkan minyak.Minyak kemiri tersebut dioleskan pada kulit kepala sambil dipijat dengan lembut.gunakan minyak kemiri minimal tiga kali seminggu.

2.Lidah Buaya
Tanaman yang satu ini pasti tidak asing lagi bagi sahabat,Anda bisa mengambil banyak manfaat dari tumbuhan berduri lunak ini untuk mengatasi rambut rontok anda.
Caranya: Cuci Bersih dua pelepah lidah buaya,kemudian kupas kulitnya.haluskan Isinya sebelum digosokkan pada kulit kepala pada malam hari (sebelum tidur).Bungkus rambut anda dengan kain,agar hasil lebih efektif.Baru keesokkan harinya bilas rambut anda.Lakukan setiap hari sampai anda yakin rambut rontok anda berkurang.

3.Daun Urang-aring
Ambil segenggam daun urang-aring kemudian tumbuk halus .tambahkan dua gelas air .Aduk rata ,kemudian disaring.Hasil saringan diamkan selama satu malam(diembunkan).Usapkan pada kulit kepala sambil dipijat-pijat.Gunakan setiap hari.

Demikianlah beberapa obat tradisional yang mungkin bisa membantu anda mengatasi rambut kerontokkan rambut. Semoga bermanfaat 🙂

This is me!

Nama saya Rahmilia, lahir di Banda Aceh tanggal 11 Juni 1992. Saya tinggal bersama orang tua saya di Lueng Bata. Saya memiliki 2 orang kakak dan 1 orang abang. Saya sekarang sedang meneruskan pendidikan saya di LP3i Banda Aceh jurusan Komputer Akutansi.

Cara Merawat Flashdisk Agar Tetap Awet

Jangan anggap remeh benda mungil ini. Kalau kita nggak hati-hati dalam merawatnya, maka siap-siap aja kehilangan data penting, karena flashdisk kita rusak. Eww.. jangan sampai kejadian, deh! >.<

Beberapa tahun belakangan ini, flashdisk sudah jadi salah satu must have items buat para pengguna komputer. Ini dikarenakan kita bisa menyimpan banyak data dalam bentuk yang mungil. Praktis banget! Harganya yang makin murah karena menurunnya harga memori, menyebabkan gadget ini makin menjadi primadona di kalangan pelajar, mahasiswa maupun orang kantoran. Akibat booming-nya flashdisk ini, para produsen pun mengemas flashdisk dengan berbagai bentuk dan warna menarik, seperti pena, biola, pesawat, jam tangan, dan masih banyak lagi. Macam-macam, deh!

       

Untungnya berbagai sistem operasi seperti Windows, Mac dan Linux bisa langsung mendeteksi berbagai jenis flashdisk. Kita jadi gampang mencabut dan menancapkan flashdisk kesayangan di komputer manapun dengan mudah. Meski demikian, ada beberapa rambu yang harus kita perhatikan supaya flashdisk kita tetap awet dan mampu menyimpan data dengan aman, nih. Jangan cuma bisa makai saja, tapi harus jago merawat flashdisk juga, dong!

 

  • Eject dan Stop

Kemudahan “tancap-cabut” ini nggak boleh digunakan secara sembarangan, lho. Memori yang ada dalam flashdisk harus diperlakukan seperti memori pada komputer. Jadi, kita nggak boleh mencabut flashdisk dari port USB tanpa memberi tahu si komputer. Lakukan selalu proses Eject dan Stop sebelum mencabutnya. Klik kanan pada tanda USB di pojok kanan bawah, lalu klik eject dan ikuti langkah selanjutnya. Begitu pesan bertuliskan ‘Safe To Remove Hardware‘ muncul, baru kita boleh mencabutnya. Tanpa proses ini, flashdisk kemungkinan besar akan mudah rusak. File-file yang baru saja kita pindahkan pun bisa saja rusak atau bahkan nggak tersalin sama sekali.

  • Awas Air dan Panas

Air dan panas juga bisa mempengaruhi kualitas flashdisk. Makanya jangan ditaruh di dapur (hehehe…..) atau ditinggal di dalam mobil! Memang sih ada juga flashdisk yang mengklaim dirinya waterproof. Tapi mendingan kita jaga-jaga kan?! Anyway, jika suatu hari flashdisk terendam air, jangan langsung dipakai. Keringkan dulu hingga beberapa hari, baru coba pakai lagi.

  • Hapus Tulis

Sama seperti makhluk hidup, flashdisk juga punya usia, dan bisa mati alias nggak bisa digunakan lagi. Nah, usia masing-masing flashdisk berbeda, tergantung kualitas dan merk-nya. Tapi umumnya sih cuma berumur sekitar 10.000-100.000 kali proses hapus tulis (rewrite). Nah, untuk membuat flashdisk awet muda, kurangi proses hapus tulis tersebut agar usia flashdisk lebih panjang. Juga usahakan untuk menghindari pekerjaan mengedit langsung dari flashdisk.

  • Kabel Flashdisk

Posisi CPU kadang membuat kita susah mencolokkan flashdisk di port USB. Hati-hati, lho! Jika kita nggak cermat dalam pemasangan, kepala konektor flashdisk bisa bengkok, dan akhirnya rusak. Makanya jangan pernah malas menggunakan kabel konektor USB, yang biasanya sudah sebagai bonus paket pembelian flashdisk.

  • Tutup Selalu

Udara di sekitar kita penuh dengan debu yang tak terlihat. Karena itu, lindungi flashdisk dengan cara menutupinya. Soalnya, begitu si flashdisk ini kotor, akhirnya akan mengganggu proses baca tulis. Supaya lebih gampang, mulai sekarang pilih flashdisk yang sudah menyertakan penutup dalam designnya.

  • Awas Benturan

Guncangan yang terlalu keras bisa menyebabkan komponen di dalam flashdisk menjadi rusak. So, jaga hati-hati agar flashdisk nggak jatuh atau terbentur.

  • Anti Elektronik

Kadang kita sering memasukkan flashdisk begitu saja ke dalam tas, bersama dengan handphone, mp3 dan alat-alat elektronik lannya. Padahal perangkat elektronik ini bisa mengurangi umur flashdisk, lho! Karena itu sebaiknya hindari menyimpan flashdisk di dekat tempat-tempat yang mempunyai medan magnet yang besar.

  • Awas Virus

Hati-hati saat memindahkan data dari komputer publik. Soalnya, virus juga bisa ikut-ikutan pindah! Makanya jangan lupa melakukan ritual scan virus secara teratur dengan anti-virus. Yang paling aman, hindari deh flashdisk kita dari warnet. Satu lagi, jika ada file-file aneh dalam flashdisk yang didapat sepulang dari warnet, segera hapus. Terutama yang berekstension .EXE, .SCR, .PIF, .ZIP, .COM, .RTF, dan .VBS

Nah, gampang kan merawat falshdisk? 🙂

Hello world!

Welcome to WordPress.com! This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Happy blogging!